Minggu, 16 Februari 2025

Tak Semudah Melipat Jari Tangan

Kata orang, hidup ini adalah tentang memilih
Tapi tak ada yang bercerita padaku, betapa berat menjalani pilihan tersebut
Aku merasa, seperti mendaki jalan berbatu dengan kaki yang terluka
Dan seperti menahan tangis di dada tanpa bisa terucap

Berjuang, memang tak semudah melipat jari tangan
Butuh luka untuk memahami arti kesembuhan,
Butuh jatuh untuk memahami cara bangkit,
Butuh kesabaran yang panjang untuk melihat butir benih tumbuh menjadi pohon yang rindang

Kadang Aku ingin menyerah,
Merasa lelah, letih, dan hilang arah

Namun sejenak Aku berpikir, bukankah mentari selalu datang meski malam terasa tak berujung?

Dan bukankah ombak tak pernah berhenti meski berkali-kali pecah di karang?

Jadi, meski jalan ini penuh duri,
meski doa-doa terasa menggantung di langit yang sepi,
Aku akan tetap melangkah

Karena bagiku, tak ada perjuangan yang sia-sia,
Dan tak pernah ada kesabaran yang tak berbuah cahaya

Share:

0 komentar:

Posting Komentar