Kata orang, hidup ini adalah tentang memilih
Tapi tak ada yang bercerita padaku, betapa berat menjalani pilihan tersebut
Aku merasa, seperti mendaki jalan berbatu dengan kaki yang terluka
Dan seperti menahan tangis di dada tanpa bisa terucap
Berjuang, memang tak semudah melipat jari tangan
Butuh luka untuk memahami arti kesembuhan,
Butuh jatuh untuk memahami cara bangkit,
Butuh kesabaran yang panjang untuk melihat butir benih tumbuh menjadi pohon yang rindang
Kadang Aku ingin menyerah,
Merasa lelah, letih, dan hilang arah
Namun sejenak Aku berpikir, bukankah mentari selalu datang meski malam terasa tak berujung?
Dan bukankah ombak tak pernah berhenti meski berkali-kali pecah di karang?
Jadi, meski jalan ini penuh duri,
meski doa-doa terasa menggantung di langit yang sepi,
Aku akan tetap melangkah
Karena bagiku, tak ada perjuangan yang sia-sia,
Dan tak pernah ada kesabaran yang tak berbuah cahaya
0 komentar:
Posting Komentar